KPK Latih Guru Dalam Kegiatan Anti-Corruption Teacher Supercamp Di Nusa Dua Bali

Perlawanan terhadap korupsi tidak hanya diupayakan dengan penindakan, tapi juga pencegahan. Salah satunya memberikan pelatihan kepada guru-guru untuk menggencarkan pendidikan antikorupsi.

Sebanyak 50 guru dari berbagai daerah dikarantina oleh KPK untuk membuat tulisan antikorupsi. Puluhan pahlawan tanpa tanda jasa itu diproses melalui seleksi.

Karantina ini dalam rangka 'Anti-Corruption Teacher Supercamp: Guru Beraksi Menulis Antikorupsi' di Mercure, Nusa Dua, Bali, Senin (31/10/2016). Acara ini dibuka oleh Wakil Ketua KPK Laode M Syarief bersama Kepala Balitbang Kemendikbud Totok Supriyatno, pakar pendidikan Arief Rachman dan budayawan Bali Made Taro.

"Para peserta akan menjalani karantina pada Senin hingga Jumat (31 Oktober-4 November 2016)," kata Laode.

Para guru ini diharapkan menghasilkan karya tulis bernafaskan antikorupsi. Mereka dibagi dalam 4 kelompok yakni cerita bergambar, cerita pendek, komik dan film pendek remaja.

Foto: Safei Ricardo Desima

"Acara ini sekaligus meningkatkan peran guru dalam penerapan pendidikan antikorupsi," ujar Laode.

Para guru ini akan dibekali materi antikorupsi dan keterampilan penulisan. "Kali ini KPK memperluas target peserta dengan mengikutsertakan guru tingkat TK dan SD," ucap Laode. 

*vid/miq/Detik

Post a Comment

Terima kasih atas kunjungannya di Blog Pak Pandani | Belajar dan Berbagi. Jika ada pertanyaan, saran, dan komentar silahkan tuliskan pada kotak komentar dibawah ini....

Salam Pak Pandani

Lebih baru Lebih lama