loading...

Kegiatan Simpatik, Polisi Jadi Guru di Pemukiman Suku Anak Dalam

loading...
Loading...

Polres Musi Rawas (Mura), Sumsel, melakukan kegiatan simpatik. Yakni, sejumlah anggota polres menjadi guru di permukiman Suku Anak Dalam (SAD) di Desa Mandi Angin, Kecamatan Rawas Ilir.

Berbekal peralatan seadanya, sejumlah anggota Polres Mura, khususnya anggota Polsek Rawas Ilir memberikan sejumlah pelajaran mengenal abjad dan angka kepada sejumlah anak komunitas SAD.

Kapolres Mura AKBP Hari Brata mengatakan, peranan anggota kepolisian harus lebih humanis agar menyentuh seluruh lapisan masyarakat.

‘’Keberadaan SAD sering luput dari perhatian, keberadaan mereka sulit untuk dijumpai karena berada di terpelosok,’’ katanya melalui Kasat Binmas AKP Junaidi.

Upaya yang dilakukan Polres Mura diharapkan memberikan sumbangsih pada komunitas minoritas.

"Setidaknya kita ada perhatian kepada mereka, tujuannya agar anak-anak SAD mengenal huruf dan angka-angka," katanya.

Kapolsek Rawas Ilir Iptu Pajri Anbia menuturkan, komunitas SAD sering berada di Kecamatan Rawas Ilir. Keberadaan komunitas ini sering terpantau di sekitar areal perkebunan sawit.

"Kegiatan mengajar warga SAD ini akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Anggota kepolisian agar lebih dekat dengan masyarakat merupakan instruksi dari Kapolri secara langsung.

Sumber: http://www.jpnn.com/news/polisi-jadi-guru-bocah-bocah-suku-anak-dalam
loading...
Loading...

0 Response to " Kegiatan Simpatik, Polisi Jadi Guru di Pemukiman Suku Anak Dalam "

Post a Comment

Terima kasih atas kunjungannya di blog "Pak Pandani". Pertanyaan dan komentar silahkan tuliskan pada kotak komentar dibawah ini.