Kisah Haru Guru di Perbatasan Barat Waropen, Papua

loading...

Setelah mengarungi perjalanan laut yang sangat panjang, kami tiba di Pelabuhan Waren, Kabupaten Waropen pada sore hari. Kami disambut Guru SM3T angkatan sebelumnya yang akan pulang ke Makassar pada esok harinya.

Beberapa dari senior memberikan Buah pinang dan sirih sebagai penyambutan. Walaupun telah sampai di tempat tujuan, kami belum bisa beristirahat dengan tenang karena masih harus mengurusi barang bawaan yang super banyak. Sebagai lelaki, kami maju pada garis depan dalam hal angkat-mengangkat barang dibantu dengan beberapa Guru SM3T angkatan sebelumnya.

Setelah berhasil mengeluarkan barang dari kapal dan memasukkanya kembali ke mobil dinas yang sediakan oleh pemerintah untuk mengangkut rombongan Guru SM3T Angkatan V, kami diundang oleh Pak Nathan (Kepala Suku Besar Kabupaten Waropen) di kediamannya sekaligus sebagai sambutan resmi dari pemerintah Kabupaten Waropen.

Selengkapnya>> http://citizen6.liputan6.com/read/2786294/kisah-haru-guru-di-perbatasan-barat-waropen-papua
loading...

0 Response to " Kisah Haru Guru di Perbatasan Barat Waropen, Papua "

Post a Comment

Terima kasih atas kunjungannya di blog "Pak Pandani". Pertanyaan dan komentar silahkan tuliskan pada kotak komentar dibawah ini.