loading...

Tingkat Mutu Anak Bangsa, Mendikbud Perhatikan Pendidikan di 3T

loading...
Loading...

Pemerintah berupaya untuk menyamakan kualitas pendidikan untuk seluruh wilayah Indonesia. Tidak hanya antara kota dan desa, tapi juga memerhatikan daerah tertinggal, terluar, dan terdepan (3T).

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengungkapkan, sejumlah program yang akan dijalankan pemerintah ke depan yakni meningkatkan mutu pendididikan dan sumber daya manusia agar masyarakat Indonesia itu unggul, kompetitif, dan berkarakter.

Program itu merujuk pada nawacita yang telah tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015 - 2019. “Semua sekolah harus memiliki pendidikan sama dan merata agar mampu bersaing dengan bangsa lainnya,” kata Muhadjir seperti dilansir Rakyat Aceh (Jawa Pos Group), Senin (16/1).

Tekad itu disampaikan Muhadjir saat menjadi pemateri dalam kuliah umum di hadapan guru Muhammadiyah Aceh di Gedung Unmuha Center, Batoh, Banda Aceh, Sabtu (14/1).

Lebih jauh Muhadjir menuturkan, pemerintah akan memberikan perhatian lebih besar ke daerah tertinggal, terluar, dan terdepan (3T). Pemerintah ingin memastikan masyarakat miskin dan kelompok marjinal lebih mudah mengakses layanan pendidikan dengan memperhatikan keadilan, dengan memanfaatkan anggaran pembangunan pendidikan semaksimal mungkin dirasakan oleh masyarakat.

Selain itu, memastikan keterlibatan publik secara maksimal, dan memperkuat tata kelola pembangunan pendidikan dan kebudayaan, termasuk pelaksanaan anggaran secara transparan dan akuntabel.

“Pendidikan harus dirasakan oleh seluruh anak di Indonesia, kita akan berikan bantuan. Sekarang anak-anak yatim yang masuk data, ada 800 ribu anak dan pendataan masih berjalan, maka kalau ada anak-anak yatim yang tinggal di panti asuhan kirimkan data segera,” imbaunya.

*jawapos/ibi/rif/iil/JPG
loading...
Loading...

0 Response to " Tingkat Mutu Anak Bangsa, Mendikbud Perhatikan Pendidikan di 3T "

Post a Comment

Terima kasih atas kunjungannya di blog "Pak Pandani". Pertanyaan dan komentar silahkan tuliskan pada kotak komentar dibawah ini.