loading...

Alumni SM-3T Tidak Pernah Berhenti Mengabdi

loading...

WAINGAPU -- Menjadi seorang alumni bukan berarti harus berhenti mengabdi. Hal inilah yang dilakukan oleh para alumni Sarjana Mendidik di Daerah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (SM3T) selama dua pekan terakhir di Sumba Timur.

Kepada Pos kupang.com di Waingapu, Rabu (1/3/2017), Panitia Pelaksana Masyarakat SM3T Indonesia Mengedukasi Anak Negeri, Marianus Yoskar Panggu, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan untuk tetap menjalin komunikasi antar sesama alumni.
"Silaturahmi diantara sesama alumni dengan mendatangi anak-anak sekolah di daerah 3T (Terdepan, Terluar, dan Tertinggal,red)" katanya.

Selama kurang lebih dua pekan di Sumba Timur, lanjutnya, para alumni SM3T mendatangi sekolah-sekolah di wilayah kecamatan Lewa, Umalulu dan Kecamatan Kambata Mapambuhang. "Pembelajaran kreatif dan menyenangkan, sastra karya, kerajinan tangan dengan outbond games edukastif mulai di tingkat SD, SMP dan SMA," katanya.

Hal senada dikatakan oleh Koordinator Alumni SM3T Bali Nusra, Abdul Mahyuddin Djou. Dia menjelaskan, meskpun telah menjadi alumni namun panggilan untuk tetap mengabdi di daerah 3T tetap ada. Hal ini yang membuat Masyarakat SM3T Indonesia menggelar kegiatan yang bertajuk Mengedukasi Anak Negeri.

"Target kita keliling Indonesia, kalau Sumba Timur ini daerah daerah yang ke delapan, sebelumnya itu di Rote. Dari sini nanti kita akan menuju Baru di Sulawesi," jelas Koordinator Alumni SM3T Bali Nusra, Abdul Mahyuddin Djou.

Dia menambahkan, ada dua jenis kegiatan saat mendatangi sekolah-sekolah di daerah 3T yakni mengedukasi anak negeri penyerahan bantuan buku bacaan. "Kegiatannya ada dua, mengedukasi anak negeri dan Lubuk Hati (Lumbung buku bagi harapan di daerah 3T,red). Lubuk hati itu kita serahkan bantuan buku-buku bacaan," tandasnya.

Sumber: http://kupang.tribunnews.com/2017/03/01/alumni-sm3t-tidak-pernah-berhenti-mengabdi
loading...
loading...

0 Response to " Alumni SM-3T Tidak Pernah Berhenti Mengabdi "

Post a Comment

Terima kasih atas kunjungannya di blog "Pak Pandani". Pertanyaan dan komentar silahkan tuliskan pada kotak komentar dibawah ini.