Perhatikan diagram persilangan lalat Drosophila sp. berikut ini! Dalam hukum Mendel, jika F1 disilangkan dengan induk resesifnya (test cross), akan dihasilkan 4 variasi fenotip dengan perbandingan 1:1:1:1. Perbandingan Drosophilla di atas tidak seperti hasil test cros biasa. Fenotip yang muncul menunjukan dua variasi fenotip saja degan perbandingan 1:1. Kasus tersebut terjadi karena....

Soal: 

Perhatikan diagram persilangan lalat Drosophila sp. berikut ini!



Dalam hukum Mendel, jika F1 disilangkan dengan induk resesifnya (test cross), akan dihasilkan 4 variasi fenotip dengan perbandingan 1:1:1:1. Perbandingan Drosophilla di atas tidak seperti hasil test cros biasa. Fenotip yang muncul menunjukan dua variasi fenotip saja degan perbandingan 1:1. Kasus tersebut terjadi karena....
A. pautan antara gen B dengan gen v sehingga fenotip kelabu sayap pendek dan hitam sayap panjang tidak muncul
B. pautan antara gen B dengan gen V sehingga gamet yang berbentuk BV dan bv
C. pindah silang antara gen B dengan gen v sehingga fenotip kelabu sayap pendek dan sayap hitam tidak muncul
D. pindah silang antara gen B dengan gen V sehingga gamet yang terbentuk hanya BV dan bv
E. gen letal yang mengakibatkan fenotip kelabu sayap pendek dan hitam sayap panjang tidak muncul


Jawaban:

B. pautan antara gen B dengan gen V sehingga gamet yang berbentuk BV dan bv


Pembahasan:

Rasio fenotipe hasil testcross ialah kelabu-sayap panjang : hitam-sayap pendek 1:1. Ini berarti macam gamet rekombinan tidak muncul, sebab B bertaut V, b bertaut v, sehingga gamet yang dihasilkan F1 hanya BV dengan bv. Karena rasio gamet BV dengan bv 1:1 maka rasio fenotipe hasil testcross. Bbvv : bbvv = lalat buah kelabu-sayap panjang : hitam-sayap pendek = 1:1.


Terima Kasih, Semoga bermanfaat!

Post a Comment

Terima kasih atas kunjungannya di Blog Pak Pandani | Belajar dan Berbagi. Jika ada pertanyaan, saran, dan komentar silahkan tuliskan pada kotak komentar dibawah ini....

Salam Pak Pandani

Lebih baru Lebih lama