Jamur pengurai kotoran hewan yang menunjukan gerak fototropisme positif adalah....

Soal Uji Kompetensi no 18 buku Biologi untuk SMA/MA Kelas X (Penerbit Erlangga) Halaman 253:

Soal:

Jamur pengurai kotoran hewan yang menunjukan gerak fototropisme poaitif adalah....
A. Candida albicans
B. Rhodotorula sp.
C. Blastomyces brasiliensis
D. Mucor mucedo
E. Pilobolus

Jawaban: 

E. Pilobolus

Pembahasan:

A. Candida albicans
Candida albicans adalah spesies cendawan patogen dari golongan deuteromycota. Spesies cendawan ini merupakan penyebab infeksi oportunistik yang disebut kandidiasis pada kulit, mukosa, dan organ dalam manusia. Beberapa karakteristik dari spesies ini adalah berbentuk seperti telur (ovoid) atau sferis dengan diameter 3-5 ┬Ám dan dapat memproduksi pseudohifa. Spesies C. albicans memiliki dua jenis morfologi, yaitu bentuk seperti khamir dan bentuk hifa. Selain itu, fenotipe atau penampakan mikroorganisme ini juga dapat berubah dari berwarna putih dan rata menjadi kerut tidak beraturan, berbentuk bintang, lingkaran, bentuk seperti topi, dan tidak tembus cahaya.Cendawan ini memiliki kemampuan untuk menempel pada sel inang dan melakukan kolonisasi. [wikipedia]

B. Rhodotorula sp.
Rhodotorula, Pichia anomala, Kloeckera apiculata, dan Geotrichum candidum kebanyakan adalah khamir yang tidak ganas (non-patogen). Kelompok ini sangat banyak terdapat pada makanan fermentasi yang dikonsumsi sehari-hari. Produk yang mempergunakan Brewer’s atau baker’s yeast antara lain : Antibiotika, hormon kekebalan, dan penahan rasa sakit yang dipakai manusia secara berlebihan dandalam waktu lama. Hal ini dapat memicu terbentuknya kelompok yang tanpa disadari telah mempunyai risk-factor. Akibatnya jenis khamir yang dapat menginvasi tubuh manusia menjadi bertambah.[semuatentang-nutrisi.blogspot.co.id]

C. Blastomyces dermatitidis 
Blastomyces dermatitidis adalah jamur dimorfik termal yang tumbuh sebagai mold dalam biakan, menghasilkan hifa hyalin bersepta dan bercabang seperti konidia. Pada suhu 37○C dalam tubuh inang, ia berubah menjadi sel ragi besar yang bertunas sendiri-sendiri. Blastomyces dematitidis menyebabkan blastomikosis, infeksi kronis dengan lesi granulomatosa dan supuratif yang dimulai di paru, dimana penyebaran bisa terjadi ke organ lain apa saja, tetapi lebih banyak ke kulit dan tulang. Penyakit ini disebut sebagai blastomikosis Amerika Utara karena ia merupakan endemis dan kebanyakan kasus terjadi di AS dan Kanada. Walaupun prevalensi yang tinggi di Amerika Utura, blastomikosis pernah tercatat di Afrika, Amerika Selatan, dan Asia. Ia merupakan endemis pada manusia dan anjing di AS bagian timur.

D. Mucor mucedo

Ciri-ciri Mucor Mucedo adalah:
1. Miselium berkembang dalam substrat
2. Sporangium tumbuh pada ujung hifa yang muncul tegak dari substrat
3. Termasuk dalam kelompok zygomycotina
4. Bersifat saprofit pada: roti kotoran ternak, dan sisa makanan yang mengandung karbohidrat

E. Pilobolus
Pilobolus adalah cendawan koprofil yang tergolong dalam Ascomycota. Pilobolus disebut cendawan koprofil karena dapat hidup di kotoran hewan dan dapat bertindak sebagai cendawan saprob. Keunikan dari cendawan ini adalah dapat menembakkan sporanya sehingga terkadang Pilobolus disebut Shot-gun Fungi. Pilobolus menunjukkan adanya mekanisme fototropisme dimana sporangiumnya menembakkan spora ke arah datangnya cahaya.

Post a Comment

Terima kasih atas kunjungannya di Blog Pak Pandani | Belajar dan Berbagi. Jika ada pertanyaan, saran, dan komentar silahkan tuliskan pada kotak komentar dibawah ini....

Salam Pak Pandani

Lebih baru Lebih lama

Iklan Dibawah Judul

Iklan Setelah Postingan